Showing posts with label LifeLesson. Show all posts
Showing posts with label LifeLesson. Show all posts

Tuesday, March 13, 2012

Life Lesson | Manusia seperti buku

Manusia itu seperti buku..
Cover depan adalah tanggal lahir. 
Cover belakang adalah tanggal kematian.

Tiap lembarnya, adalah tiap hari dalam hidup kita dan apa yg kita lakukan.
Ada buku yg tebal, ada buku yg tipis. 
Ada buku yg menarik dibaca, ada yg sama sekali tidak menarik. 


Sekali tertulis, tidak akan pernah bisa di'edit' lagi.
Tapi hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya, 
selalu tersedia halaman selanjutnya yg putih bersih, baru dan tiada cacat. 

Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin,  
Tuhan selalu menyediakan hari yang baru untuk kita.  
Kita selalu diberi kesempatan baru untuk melakukan 
sesuatu yg benar dalam hidup kita setiap harinya.
Kita selalu bisa memperbaiki kesalahan kita dan 
melanjutkan alur cerita kedepannya sampai saat usia berakhir, 
yang sudah ditetapkanNYA.

Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa 
langit itu selalu biru, Bunga selalu mekar, 
dan Mentari selalu bersinar..
Tapi ketahuilah bahwa Dia selalu memberi pelangi di setiap badai, 
Senyum di setiap air mata, Berkat di setiap cobaan, 
dan jawaban di setiap do'a.

Jangan pernah menyerah,
Terus berjuanglah..tetap Semangat!
Tuhan Yesus memberkati 

Saturday, October 23, 2010

Life Lesson | Prioritas dalam Hidup

Seorang professor berdiri di dpn kelas filsafat.
Saat kelas dimulai, dia mengambil toples kosong dan mengisi dgn bola2 golf.
Kemudian berkata kpd murid2nya, apakah toples sdh penuh...... ?
Mereka setuju !!!!
Kemudian dia menuangkan batu koral ke dlm toples, mengguncang dgn ringan.
Batu2 koral mengisi tempat yg kosong di antara bola2 golf.
Kemudian dia bertanya kpd murid2nya, apakah toples sdh penuh ??
Mereka setuju !!!
Selanjutnya dia menabur pasir ke dlm toples ...
Tentu saja pasir menutupi semuanya.
Profesor sekali lagi bertanya apakah toples sdh penuh..??.
Para murid berkata, "Yes"...!!
Kemudian dia menuangkan dua cangkir kopi ke dlm toples, dan secara efektif mengisi ruangan kosong di antara pasir.
Para murid tertawa....
"Sekarang.. saya ingin kalian memahami bahwa toples ini mewakili kehidupanmu. "
"Bola2 golf adalah hal yg penting; Tuhan, keluarga, anak2, kesehatan.
"Jika yg lain hilang dan hanya tinggal mrk, maka hidupmu msh ttp penuh."
"Batu2 koral adalah hal2 lain, spt pekerjaanmu, rumah dan mobil."
"Pasir adalah hal2 yg sepele."
"Jika kalian pertama kali memasukkan pasir ke dlm toples, maka tdk akan tersisa ruangan utk batu2 koral ataupun utk bola2 golf..
Hal yg sama akan terjadi dlm hidupmu."
"Jika kalian menghabiskan energi utk hal2 yg sepele, kalian tdk akan mempunyai ruang utk hal2 yg penting buat kalian."
"Jadi Beri perhatian utk hal2 yg penting utk kebahagiaanmu.
"Bermainlah dgn anak2mu."
"Luangkan wkt utk check up kesehatan."
"Ajak pasanganmu utk keluar makan malam"
"Berikan perhatian terlebih dahulu kpd bola2 golf.
Hal2 yg benar2 penting. Atur prioritasmu.
Baru yg terakhir, urus pasirnya.
"Salah satu murid mengangkat tangan dan bertanya, "Kopi mewakili apa?
Profesor tersenyum, "Saya senang kamu bertanya."
"Itu utk menunjukkan kpd kalian, sekalipun hidupmu tampak sdh sgt penuh, tetap selalu tersedia tempat utk secangkir kopi bersama sahabat"

Cerita ini sangat indah, sempatkan untuk membaca...

Tuesday, June 1, 2010

Life Lesson | Kepuasan Manusia

Di Afrika, menjumpai sebuah oase ditengah padang belantara.

Didekat danau itu banyak batu2an dan terdapat sebuah papan bertuliskan :
"Yang mengambil batu akan menyesal.
Yang tidak mengambil batu juga akan menyesal"

Heran dengan kalimat itu, ada yang malah tertarik untuk mengambil beberapa butir batu2 itu untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya

Beberapa yang lainnya tidak terlalu menggubrisnya. Jadi mreka tidak mengambil batu2 itu dan lebih tertarik untuk menikmati segarnya air di oase itu.

Setelah kembali ke Eropa, mereka menyuruh ahli batu2 untuk mmeriksa batu2 an yang mereka bawa itu. Ternyata batu2 an itu adalah sejenis Safir yang dari luar tampaknya jelek tapi didalamnya merupakan permata yang sangat indah dan mahal harganya. Yang tidak membawa batu itu jadi menyesal karena tidak membawanya, tetapi yang membawanya pun akhirnya menyesal karena tidak membawa lebih banyak.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...